Kemoterapi

1.    Efek sistemik: membunuh sel kanker dan sel yang bermetastasis
2.    Biasanya diberikan dalam kombinasi agar lebih efektif
3.    Berpengaruh pada jaringan dengan pertumbuhan cepat  spt: membran mukosa, sel rambut, sumsum tulang, organ reproduksi
4.    Pembuangan urin, kotoran dan muntah harus di WC dan dibilas dengan air hingga bersih  (2 x 24 jam setelah kemoterapi )
5.    Diberikan secara diminum, disuntikkan pada pembuluh darah, dimasukkan kedalam rongga   tubuh dll
6.    Resiko terjadi kerusakan pembuluh darah akibat obat kemoterapi  untuk itu segera memberitahukan kepada perawat bila terasa sakit, rasa terbakar/ panas saat pemberian kemoterapi berlangsung
7.    Timbul garis kehitaman akibat pemberian kemoterapi pada tangan yang akan hilang setelah program pengobatan selesai.
8.    Bila menggunakan alat infus sentral, penggantian balutan setiap 3 hari untuk mencegah infeksi
9.    Kontrol 1mgg setelah pemberian kemo lakukan pemeriksaan darah ( DPL)


Mengatasi efek samping kemoterapi :
1.    Mual dan muntah

  •  Hampir 80% pasien

  • Anti mual: Zofran, Narfos, Kytril, Primperan, Ativan dll 

  • Waspada tanda dehidrasi

2.    Penurunan jumlah sel darah merah (RBC)

  • Menyebabkan  kekurangan Oksigen, kelemahan

  • Hgb 9.5-10 gm/dl perlu supplemen zat besi 

  • Hgb ≤ 8 gm/dl perlu transfusi 

  • Epogen untuk merangsang produksi RBC

3.    Penurunan  jumlah  sel darah putih (WBC/ Lekosit)

  • Resiko tinggi terhadap infeksi

  • Growth Factor (GCSF):  leukokine/ granocyte untuk merangsang pembentukan Lekosit

  • Ruang/kamar terpisah dari orang yang menderita infeksi (FLU atau penyakit menular lainnya) 

  • Cuci tangan dengan benar 

  • Ukur  suhu tubuh tiap 4-6 jam 

  • Perhatikan: demam, tanda infeksi spt batuk/pilek dan jumlah lekosit dalam darah

  • Batasi pengunjung

  • Hindari tanaman hidup

  • Makanan: buah berkulit, dimasak matang, hindari makanan mentah/lalap

4.    Penurunan jumlah trombosit

  • Observasi adanya perdarahan di urine/kotoran

  • Hindari penyuntikan secara secara langsung

  • Gunakan pencukur elektrik

  • Hindari penggunaan kateter dan termometer dubur

  • Hindari trauma mulut dengan penggunaan sikatgigi lembut, hindari penggunaan dental gloss dan jangan makan permen yang keras

  • Batasi pergerakan/ aktifitas berlebihan untuk mencegah perdarahan otak

  • Jika perlu gunakan "stool softeners" untuk menghindari mengejan

  • Tranfusi trombosit jika medis mengindikasikan

5.    Mukositis

  • Perlukaan pada dinding rongga mulut/saluran cerna

  • Kumur2 dengan  ½ NS dan ½ peroxide setiap 12 jam

  • Obat Topical analgesic

  • Hindari  mouthwash yang mengandung alkohol

  • Hindari makanan yang pedas dan keras

  • Monitor  status nutrisi pasien

6.    Rambut  Rontok

  • 2-3 minggu  setelah pengobatan

  • Semua rambut termasuk alis dan bulu mata

  • 4-8 minggu setelah pengobatan akan tumbuh kembali

  • Pergunakan wig/ kerudung/ topi  

  • Perawatan kulit kepala tidak berlebihan

7.    Gangguan Saraf  Tepi

  • Kebas  dan kesemutan di jari tangan dan kaki

  • Hati-hati : gangguan keseimbangan  dan  jatuh

  • Alat bantu/ pendamping

 

Cancer2
Visitor Statistics
Online
13
Visits today
183
Visits total
452875
  Visitors per day Ø
  268
  Counting since
  01-12-2009